Menu
021-7459879

Ruko Emerald Jalan Jombang Raya Blok.AA1/3 Pondok Aren, Bintaro Jaya Tangerang Selatan - Banten 15227

Bahaya Dosa Riba Dalam Transaksi Jual Beli

7th August 2017 Harga : Lokasi : Kode listing : L.Tanah : m² L.Bangunan : m²

Gambar / Foto Bahaya Dosa Riba Dalam Transaksi Jual Beli

Detail Info Bahaya Dosa Riba Dalam Transaksi Jual Beli

Kode listing:
Harga:
Lokasi:
Luas Tanah:
Luas Bangunan:
Sertifikat:
Daya listrik:
Kamar Tidur:
Kamar Mandi:
Jumlah Lantai:
Garasi:
Menghadap:

Deskripsi Bahaya Dosa Riba Dalam Transaksi Jual Beli

Sahabat fillah yang dirahmati allah, Riba yang dimana saat ini bermacam dan beragam bentuk tipuannya, riba sesungguhnya merupakan dosa besar yang sangat berbahaya bagi para pelakunya. sebesar apapun harta yang dikumpulkan dari hasil riba, pasti akan membuat pelakunya jatuh dan hina di dunia dan akhirat.

Bahaya Dosa Riba Dalam Transaksi Jual Beli

Rasulullah SAW bersabda, “Tinggalkanlah tujuh hal yang membinasakan (salah satunya ialah) memakan harta riba.” (HR Bukhari dan Muslim).
Riba bukan hanya sekedar bunga bank semata, tapi sangat beragam – ragam yang terdapat dalam transaksi jual beli. Mulai dari beraneka macam kredit seperti: KPR, KTA, KRK, KPA,KIR, KPL, KUR dan sebagainya, sehingga yang ada dalam istilah yang seolah sudah sesuai syariah islam padahal sesungguhnya tetap terjangkit bahaya riba.
Apa Saja Bahaya dari Dosa Riba?

  • Harta Tidak Diberkahi Dan Akan Dimusnahkan Oleh Allah

    Allah SWT berfirman:
    يَمْحَقُ اللَّهُ الرِّبَا وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ
    “Allah memusnahkan Riba dan menyuburkan sedekah.” (QS. Al-Baqarah: 276) Rasulullah SAW bersabda:
    “Jangan membuatmu takjub, kepada seseorang yang memperoleh harta dari cara yang haram (salah satunya dengan jalan Riba). Jika dikembangkan maka tidak diberkahi.” (HR Thabrani dan Baihaqi)


  • Dibangkitkan Kembali, Tapi Dalam Keadaan Gila

    Allah SWT berfirman:
    الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لا يَقُومُونَ إِلا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَا وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا
    “Orang – orang yang memakan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba..” (QS. Al-Baqarah : 275) Rasulullah SAW bersabda:
    “Jauhkan dirimu dari dosa – dosa yang tidak diampuni (salah satunya ialah) memakan harta riba. Maka barangsiapa memakan harta riba, kelak akan dibangkitkan pada hari Kiamat dalam keadaan gila dan terhuyung-huyung.” (HR Thabrani)

  • Kekal Di Dalam Neraka



    Allah SWT berfirman:
    فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَى فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ وَمَنْ عَادَ فَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
    “Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari transaksi riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali mengulangi (bertransaksi riba), maka orang itu adalah penghuni – penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah: 275)
  • Berenang Di Sungai Darah Dan Mulutnya Dilempari Batu

    Diriwayatkan dari Samuroh bin Jundub ra, ia berkata : Rasulullah SAW bercerita tentang siksaan Allah SWT kepada para pemakan harta riba, bahwa “Ia (Pemakan harta riba) akan berenang di sungai darah, sedangkan di tepi sungai ada malaikat yang di hadapannya terdapat bebatuan, setiap kali orang yang berenang dalam sungai darah hendak keluar darinya, lelaki (Malaikat) yang berada di pinggir sungai tersebut segera melemparkan batu ke dalam mulut orang tersebut, sehingga ia terdorong kembali ke tengah sungai, dan seperti itu seterusnya.” (HR. Bukhari).
  • Tidak Akan Diterima Zakat Dan Sedekahnya

    Rasulullah SAW bersabda :
    أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا
    “Wahai manusia, sesungguhnya Allah itu Maha Baik dan tidak akan menerima sesuatu kecuali yang baik.” (HR. Muslim). “Jangan membuatmu takjub, seseorang memperoleh harta dengan cara yang haram. Jika dia infakkan atau sedekahkan maka tidak akan diterima.” (HR Thabrani dan Baihaqi)

  • Doanya Tidak Dikabulkan Allah, Daging Yang Tumbuh Dari Riba, Neraka Lebih Layak Untuknya.

    Rasullullah SAW bersabda,
    ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِىَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ ».
    “Bahwa ada seseorang yang melakukan safar, kemudian menengadahkan kedua tangannya ke langit seraya berdo’a, “Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku!” Akan tetapi makanan dan minumannya berasal dari yang haram, pakaiannya haram dan dikenyangkan oleh barang yang haram. Maka bagaimana mungkin do’anya akan dikabulkan (Allah SWT) ?”. (HR. Muslim)
    .يَا كَعْبُ بْنَ عُجْرَةَ إِنَّهُ لاَ يَرْبُو لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحْتٍ إِلاَّ كَانَتِ النَّارُ أَوْلَى بِهِ
    “Wahai Ka’ab bin Ujroh, sesungguhnya daging yang tumbuh dari harta yang haram, akan dibakar dalam api neraka.” (HR. At-Tirmidzi).
  • Dilaknat Oleh Allah Dan Rasul

    Rasulullah SAW bersabda :
    عَنْ جَابِرٍ قَالَ : لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ
    Dari Jabir ra, ia berkata: “Rasulullah SAW melaknat pemakan riba, pemberi riba, dua saksinya dan penulisnya.” Dan Beliau bersabda, “Mereka semua sama (derajat dosanya). (HR Muslim).
  • Diperangi Oleh Allah Dan Rasul

    Allah SWT berfirman,
    فَإِن لَّمْ تَفْعَلُواْ فَأْذَنُواْ بِحَرْبٍ مِّنَ اللّهِ وَرَسُولِهِ وَإِن تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُؤُوسُ أَمْوَالِكُمْ لاَ تَظْلِمُونَ وَلاَ تُظْلَمُونَ
    “Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa transaksi riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.” (QS Al Baqarah : 279)
  • Dosa Lebih Besar Daripada Zina Dengan Ibu Kandung Sendiri


    Rasulullah SAW bersabda :
    دِرْهَمُ رِبًا يَأْكُلُهُ الرَّجُلُ وَهُوَ يَعْلَمُ أَشَدُّ مِنْ سِتَّةِ وَثَلاَثِيْنَ زَنْيَةً
    “Satu dirham yang dimakan oleh seseorang dari hasil riba sedangkan dia mengetahui, dosanya lebih besar daripada melakukan perbuatan zina sebanyak 36 kali.” (HR. Ahmad dan Al Baihaqi).الرِبَا ثَلاَثَةٌ وَسَبْعُوْنَ بَابًا أيْسَرُهَا مِثْلُ أَنْ يَنْكِحَ الرُّجُلُ أُمَّهُ وَإِنْ أَرْبَى الرِّبَا عِرْضُ الرَّجُلِ الْمُسْلِمِ
    “Dosa Riba itu ada 73 pintu. Yang paling ringan adalah seperti dosa seseorang yang menzinai ibu kandungnya sendiri.” (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi).

Bagaimana? Apakah masih ingin memakan harta dari hasil riba?

Masih menggangap sepele dosa riba?

Masih ingin punya rumah dengan skema KPR bank yang sudah jelas Riba..?

Lalu..
Apabila sudah ada cara memiliki rumah dengan skema yang halal dalam transaksi jual beli, mengapa masih menggunakan skema yang haram? Yang pasti terjangkit dosa Riba..

Astagfirullah hal adziim…

Hubungi Kami

foto sales
Admin NGPS

Marketing Online

021-7459879
0878 8428 8764
D5112268
0878 8428 8764